Membuat Artikel Yang Baik Dan Benar
Membuat Artikel
Yang Baik Dan Benar
Muh.Ainul Falihin
(P172211810213)
S.Tr Keperawatan
Lawang
Ainulfalihin23@gmail.com
Artikel
adalah karangan yang faktual secara
lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan dengan melalui
koran, majalah, buletin, dan sebagainya
. artikel juga bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan,
mendidik, dan menghibur. Media yang di gunakan antaralainya adalah majalah,
koran buletin dan masih banyak media
lain . menurut KBBI artikel karya tulis
lengkap , misal laporan berita atau esai dalam majalah ,surat kabar , dan sebagainya.
Artikel yang baik khususnya yang
menggunakan bahasa Indonesia harus memperhatikan ejaan yang benar dan baku.menggunakan
Bahasa Indonesia yang baik dalam
penulisan. Setiap artikel yang dipublikasikan
harus dan diwajibkan tidak
melanggar aturan yang telah di tetapkan . ketetapan tersebut di antara nya
dengan menggunakan bahasa yang baku,tidak adanya plagiasi, dan masih banyak
lagi. Menurut widyartono (2015) plagiasi
merupakan tindakan klaim sepihak terhadap teks dan nonteks karya orang lain
yang diakui sebagai karya lain. Cara untuk
menghindari adanya plagiasi dalam membuat artikel .adapun cara yang pertama
yakni menyiapkan beberapa referensi dari berbagai sumber. Dalam sumber artikel
yang di pilih lebih baik tidak mengambil referensi dari sumber yang belum jelas
keberadaannya. Dengan sumber yang terpecaya yakni berasal dari google scholar atau google cendekia ,
tidak di sarankan mengambil referensi dari
yang google.com . situs situs yang dipilih juga harus terpercaya. Situs tersebut yang di sarankan yakni doaj.org, researchgate.net, serta garuda
.ristekdikti.go.id, situs tersebut dan
masih banyak lagi situs yang terpercaya
. dalam hal ini dibutuhkan ketelitian
dan kemampuan penulis dalam mencari sumber.
Cara selanjutnya yaitu dengan cara mengutip
sumber yang telah di dapat pada uraian
diatas .cara penulisan kutipan ada 2 macam yakni kutipan langsung dan kutipan
tidak langsung. Kutipan langsung adalah
mengutip atau menyalin artikel dari
sebuah sumber dengan tidak mengurangi atau melebihkan . kutipan langsung
menurut widyartono (2018:18) memliki 3 model yaitu (1) kutipan ringkas kurang dari 40 kata , (2)
kutipan 41 – 250 kata (3) kutipan yang sebagaian di hilangkan .
Setelah mencari refensi dan mengutip nya maka selanjutnya adalah membuat daftar pusat .daftar pusaka
dalah bagaian akhir atikel yang terdiri atas nama ,tahun,judul,kota, dan
penerbit dari pengarang tersebut. Penulisan
suatu daftar pustaka tidak bisa dikerjakan secara sembarangan, akan tetapi meski
berdasarkan aturan yang sudah diterapkan (saitama,2017) cara penulisan daftar
pusaka yakni sebagai berikut. Yang pertama dari susunan daftar pustaka yakni
penulisan nama. Penulisan nama pengarang ini dibalik, sebagai contoh : nama
pengarang suatu artikel adalah Randy Firmansyah, maka pada daftar pustaka nama
pengarang menjadi Firmansyah, R. Susunan kedua yakni tahun penerbit. Penulisannya
diapit dengan tanda kurang, sebagai contoh : (1999). Selanjutnya judul artikel,
judul artikel ini diketik atau ditulis miring. Sebagai contoh : Dilema Cinta Dalam Doa. Pada bagian
akhir yakni kota dan penerbit dari artikel tersebut. Penulisan kota dan
penerbit ini dipisah oleh tanda titik dua (:), sebagai contoh :
Kepanjen:Ciptarasa. Jadi, penulisan daftar pustaka secara utuh yakni
Firmansyah, R. (1999). Dilema Cinta Dalam
Doa. Kepanjen:Ciptarasa.
Beberapa uraian diatas sangat
diperlukan guna menghindari adanya plagiator plagiator yang beredar. Namun, hal
hal sepele tersebut masih sangat dihiraukan oleh banyak kalangan pelajar,
terutama mahasiswa. Maka, adanya berbagai perangkat lunak untuk mengecek ada
atau tidak nya plagiasi dalam artikel. Perangkat lunak tersebut yakni smallseotools.com/plagiarism-checker.
Klasifikasi plagiarism menurut Widyartono (2017) ada beberapa klasifikasi
diantaranya : ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Banyak sekali aturan
dalam menupas plagiator plagiator dari tingkat mahasiswa. Sanksi yang paling
berat bagi mahasiswa terbukti plagiasi >90% maka pembatalan keluarnya ijazah
dan sebagainya. Mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang
cukup tentang sumbernya itu digolongkan sebagai plagiarisme
menurut Octavia (2013) .
Daftar Pustaka
Octavia, A. (2013, desember 29). PENJELASAN
MENGENAI PLAGIAT. Diambil kembali dari
https://anisaaoctavia.wordpress.com/2013/12/29/penjelasan-mengenai-plagiat/
saitama, w. (2017, september). Contoh Daftar
Pustaka dan Cara Menulis, Membuat. Diambil kembali dari
https://hidupsimpel.com/contoh-daftar-pustaka/
widyartono,
d. (2015, november). Diambil kembali dari Implementasi pindah plagiasi secara
sambung jaring pada karya tulis ilmiah siswa Sma:
https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA
Widyartono, D. (2017, Oktober 22). Model
Pembelajaran Menulis Kutipan Berbasis Blanded Learning. Diambil kembali
dari https://www.researchgate.net/publication/320554079_MODEL_PEMBELAJARAN_MENULIS_KUTIPAN_BERBASIS_BLENDED_LEARNING
widyartono, D. (2018). Panduan menulis karya
ilmiah di Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang .
Komentar
Posting Komentar